Trip Asyik Jelajah Kota Tua

Asyik deh, beberapa hari lalu aku ikutan jelajah kota tua bareng komunitas ISB, kita berkeliling  ke pelabuhan sunda kelapa, ternyata banyak sejarahnya di dalamnya loh, Sunda Kelapa merupakan saksi awal dari berdirinya Batavia. Perjalanan ini dipandu oleh mbak ira yang memang sudah ahlinya memandu wisata di wilayah kota tua ini.

Di pelabuhan sunda kelapa banyak berjejer kapal-kapal di tepi muara, seolah siap dijadikan background pemandangan untuk kita bisa berswafoto, tumpukan kontainer warna warni juga menambah spot foto yang ciamik.


Wisata ke pelabuhan kelapa biayanya sangat terjangkau dan asyik, namun sangat disarankan untuk datangnya di jam pagi hari ya, sebab panas disana sangat menyengat, jangan lupa juga gunakan sunblock, payung atau topi untuk melindungi kita dari sengatan matahari, selain itu masker sangat diperlukan karna debunya sangat luar biasa, seperti aku sangat nyaman menggunakan masker 3M Nextcare karna perlindungan maskernya  hingga 3 lapisan.

Setelah puas berswafoto dan mengenal pelabuhan sunda kelapa, kita menuju ke menara syahbandar yang lokasinya tak jauh dari sunda kelapa, menara syahbandar ini berfungsi sebagai menara pemantau bagi kapal-kapal yang keluar-masuk Kota Batavia yang melewati jalur laut serta berfungsi kantor pabean, yaitu yang mengumpulkan pajak atas barang-barang yang dibongkar di pelabuhan Sunda Kelapa.

Bersyukur kali ini aku bisa naik langsung ke atas menara, sebab sebelumnya pernah berkunjung kesini dengan teh Ani, namun menara belum bisa dikunjungi karna adanya perbaikan, ternyata nikmati pemandangan sekitar dari atas menara syahbandar itu keren banget deh.

aku mengambil beberapa foto dari sisi yang berbeda di atas menara, begini tampilanya yang cantik.
 


Setelah ke menara syahbandar gak afdol kalau gak ke museum Bahari.
Museum Bahari adalah museum yang menyimpan koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke yang berlokasi di seberang Pelabuhan Sunda Kelapa

Koleksi-koleksi yang disimpan terdiri atas berbagai jenis perahu tradisional dengan aneka bentuk, gaya dan ragam hias, hingga kapal zaman VOC. Selain itu ada pula berbagai model dan miniatur kapal modern dan perlengkapan penunjang kegiatan pelayaran. Juga peralatan yang digunakan oleh pelaut pada masa lalu seperti alat navigasi, jangkar, teropong, model mercusuar dan meriam.

Didalam Museum Bahari menampilkan koleksi biota laut, data-data jenis dan sebaran ikan di perairan Indonesia dan aneka perlengkapan serta cerita dan lagu tradisional masyarakat nelayan Nusantara. Museum ini juga menampilkan matra TNI AL, koleksi kartografi, maket Pulau Onrust, tokoh-tokoh maritim Nusantara serta perjalanan kapal KPM Batavia, Amsterdam.


Workshop Membuat Jamu di Acaraki
Selesai berkunjung ke museum Bahari, kami semua menuju ke cafe Acaraki, ini bukan coffe shop, melainkan tempat jualan minum jamu, ya sebut saja kafe jamu. Kafe jamu ini dibuka karna pemiliknya memiliki misi agar mempopulerkan minum jamu kepada anak muda, yang dulu terkesan kolot namun jadi modern, Kafe Jamu Acaraki ini juga didesain unik agar terlihat menarik kalau di unggah di sosial media.
Disini kami semua mengikuti workshop bagaimana membuat jamu yang enak dan kekinian sehingga disukai masyarakat.
Kafe jamu yang berada di kawasan kota tua ini menghasilkan racikan jamu modern yang terasa sangat menyegarkan, dan beda  dari yang lain. Kamu tahu jamu kan? yang identiknya jamu biasa berbau khas menyengat dan pahit, di Acaraki jamu bisa berubah menjadi minuman keren, dan kekinian.

Ditengah teriknya matahari saat itu, pilihan tepat banget masuk ke Acaraki, tempatnya sejuk, hehe
sambil menikmati makan siang workshop juga telah dimulai.

Step by step cara pengolahan jamu yang hampir mirip dengan pembuatan kopi itu sangat menarik, pengguanan alatnya juga yang biasa digunakan untuk mengolah kopi jadi minuman.

Diacaraki mengguanakan bahan rempah jamu segra dan berkualitas bagus diambil langsung dari para petani daerah, diolah dengan teknologi canggih, sehingga rasa jamu yang disajikan teasa segar.
Aneka menu minuman di Acaraki namanya unik dan rasanyanya menyegarkan, seperti yang ku coba dibawah ini jamu kenangan, 
Soal harga minum jamu di Acaraki masih sangat terjangkau, harganya under 50,000 tapi sajian dan kualitasnya sangat baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Partner In Crime

3G ( Gold, Glory, Gospel )

Ketika Pria Meminta Bukti Cinta Dengan MAKING LOVE