Bukan Cuma Mimpi! Sekarang Millennial Mampu Berhaji dan Umroh

Pergi haji dan umroh adalah keinginan semua umat muslim, saya selalu kagum sama teman-teman yang sudah mampu menunaikan ibadah rukun islam yang ke lima itu dengan biaya sendiri, wah hebat ya! Terkadang suka timbulkan rasa penasaran, ya akhirnya banyak bertanya dong, gimana kiat suksesnya bisa umroh tanpa dana dari orang tua.

Buat saya pribadi untuk bisa umroh  butuh persiapan yang sangaat matang, gak jauh dari masalah keuangan yang masih suka tergoda hal yang kurang penting nih,hehe padahal ya kepingin banget bisa umroh, apalagi bareng orang tua.

Nah bagaimana Anak Millennial bisa meraihnya, ditengah banyak pengeluaran dan dalam menggapai mimpi-mimpi millenial yang lain? Millennial sekarang sangat produktif namun masih banyak juga yang belum mampu mengatur dan merencanakan keuanganya secara bijak.

Beberapa hari lalu saya ikutan ngobrol asyik sekalian buka puasa bersama bareng Narada Asest Management dan Angkat Koper Travel. Talkshow acara ini di isi oleh Muhammad Dzulfahmi, selaku Manager Angkat Koper, tour/travel Haji dan Umrah dan N. Anie Puspitasari, selaku Chief Marketing Officer Narada Asset Management, talkshow ini memberikan tips bagaimana cara agar millennials juga dapat melaksanakan ibadah haji/umrah.

Utamakanya sih tentu harus memantapkan niat yang kuat untuk mencapai ibadah haji/umrah, seperti yang di bahas pada acara buka bersama Narada Asest Management, seringkali kita beralasan atas nama uang, padahal sebenarnya uang bukanlah kendala, melainkan soal perencanaan keuanganya.

Wah say thanks banget nih saya jadi tersentuh dan semangat lagi buat umroh, ngerasa perrlu diingatkan lagi nih soal berumroh, diberikan juga tips langkah yang tepat agar bisa mencapainya.

Langkah utama untuk bisa ibadah haji/umrah adalah mengetahui berapa jumlah biaya yang diperlukan untuk haji/umrah, sudah tahukan biaya 2019 ini kisaran biaya umrah mulai dari Rp23,5juta dan haji mulai Rp45juta.

Kalau sudah tahu estimasi biayanya, kita bisa mulai mengalokasikan dananya agar bisa mewujudkan untuk berhaji/umrah. Sedih sih kenyataanya kita punya gaji yang mumpuni untuk bisa haji/umrah tapi tak bisa mewujudkan impian itu.

N. Anie Puspitasari, selaku Chief Marketing Officer Narada Asset Management berikan tips sederhana, namun mampu membuat kita menggapai mimpi bisa segera ibadah haji/umrah.

Perencanaan Keuangan sejak Dini, kita harus lebih berkomitmen untuk menabung, perhatikan juga pos-pos tabungan yang kita miliki, mengatur arus pengeluaran dan juga pemasukanya.

Membagi pemasukan, dengan membagi pendapatan dalam 4 pos dalam berbagai kebutuhan:
Pos 1 bisa menyisihkan  10% untuk kegiatan Sosial, sepeti zakat, beramal.
Pos 2 dengan memasukkan dana 20% untuk Tabungan,
Pos 3 pastikan memisahkan dana sebesar 30% untuk membayar cicilan yang ada, seperti KPR, kartu kredit dll.
Pos 4 pendapatan 40% bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dari pembagian 4 pos itu, mempermudah kita untuk memprediksikan kapan kita bisa melaksanakan ibadah haji/umrah.  

Kemudian berinvestasilah, soal berinvestasi saya sudah melakukan hal itu sejak jaman kuliah dulu, memang saat itu prioritas investasi saya lebih untuk memiliki rumah dan tanah, namun ketika sudah dimiliki barulah kembali ingin segera berhaji/umroh.
Investasi yang disarankan Narada Asset Management  adalah reksadana, sebab investasi daam bentuk ini tidaklah memberatkan kita dan dimulai dari Rp100 ribu, sangat terjangkau banget kan, sebab di Narada, investasi gak cuma untuk anak orang kaya saja, kita yang biasapun sangat terbuka peluangnya, hanya dari kitanya harus pandai mengelola pendapatan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Partner In Crime

3G ( Gold, Glory, Gospel )

Ketika Pria Meminta Bukti Cinta Dengan MAKING LOVE