Daftarkan BPJS Kesehatan Untuk Keluarga Di Kampung

Hari ini Tepatnya tanggal 30 December 2019, kebetulan sudah memasuki hari cuti bersama, saya sempatkan diri untuk mendaftarkan BPJS Kakek dan nenek saya yang dikampung, rencananya untuk sementara waktu nenek yang sedang sakit akan berobat di Bekasi, rumah ibunda saya.
Akhir Tahun Kantor BPJS Dipenuhi Masyarakat
Pagi hari saya sudah stand by di kantor BPJS, saya pikir akan sepi dan cepat untuk mengurus pendaftaranya, saya salah sangka, ternyata dipenghujung tahun kantor BPJS dipenuhi masyarakat, beragam persoalnya, bukan hanya untuk pendaftaran saja, ada yang melakukan perubahan data, ganti kelas, menyelesaikan tunggakan BPJS dll.


Meski datang pagi, pendaftaran tak juga berjalan mulus, ketika nomor antian saya dipanggil, ternyata saat pengecekan dokumen kartu keluarga kakek dan nenek tidak terdaftar di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (DUKCAPIL), jadilah saya diharuskan untuk mendaftarkanya dulu ke DUKCAPIL.
Berikut note kertas dari CS di kantor BPJS, kemudian saya langsung bergegas ke alamat yang dituju.
Kelemahan saya gak terlalu bisa memahami rute jalan, dan membayangkan gimana cara parkirnya di gedung yang baru saya datangi, ambil praktisnya saja, kemudian saya pesan ojek online, agar bisa cepat dijemput dan diantar sampai tujuan, padahal motor masih terparkir di kantor BPJS.
Doakan ya semoga kedepan saya punya sopir pribadi.hehe

Sesampainya di DUKCAPIL, benar saja gedungnya banyak, ada Gedung A,B,C dan D untung gak bawa motor bingung mau parkir dimananya, kalau mobil sih jelas kelihatan.hhee
Di pintu gerbang sudah disambut oleh petugas yang ramah, saya sampaikan tujuan saya datang kesini, dan langsung diarahkan ke gedung B untuk pendaftaran online.

Begitu masuk gedung B sudah banyak orang yang mengantri, saya langsung menanyakan apakah ada nomor antrian yang harus saya ambil, jawabnya tidak, cukup berikan saja foto copy kartu keluarga sebagai antrian pendaftaran. Sementara itu kami dipersilahkan menunggu di ruang yang dipersilahkan.
Mengusir penat seketika pikiran ku melayang, menghayalkan kuingin bekerja jadi PNS saja, dikementrian.hahaha

Oh iyahh... Saya sarankan saat mengurus dokumen baiknya bawa bekal minum dan cemilan, gak harus nasi dan lauk pauknya, itu sih beli aja nanti di RM Padang,hehe biar gak bete aku bawa beberapa potong kue, berhubung tadi di rumah adanya bolu kukus susu lembang, ku bawa aja deh.
Rasanya enak loh, teksturnya lembut gak sadar beberapa potong ini sudah bisa dihabiskan dalam waktu beberapa menit, gak awet banget, cepet abis nih.hahaha
So waktu menunggu di Dukcapil gak boring-boring amat, karna usah di temenin bolu kukus.hehe

Sudah 2 jam berlalu saya pun mulai gusar, antrian  nama kakek saya belum kunjung dipanggil, ternyata data KK kakek nenek saya belum terdaftar, dan diharusnkan melaporkan ke DUKCAPIL daerah setempat, saya sempat protes apakah tak bisa mengusahakan dari pusat, sebab mereka sudah tua tak bisa mengurus nya sendiri, jika saya bantukan juga jadi keluar ongkos banyak karna harus ke Indramayu.

Sayapun diminta menunggu kembali agar mereka usahakan lagi.
Sudah 3 jam tepat, hasilnya merekapun tidak berhasil membuka data dari kartu keluarga nenek saya, mau tak mau harus ada yang mengurus ke DUKCAPIL kabupaten Indramayu, dan tak mungkin saya. Jadi saat itu juga minta bantuan om dikampung untuk ke DUKCAPIL kabupaten Indramayu, dokumen yang diperlukan copy kartu keluarga nenek dan ktp nya.

Berharap proses ini cepat, saya segera mengabari keluarga di kampung untuk ke DUKCAPIL Kabupaten Indramayu agar Data kartu keluarga kakek nenek saya aktif lagi. Beruntungnya om dan tante saya paham dan sedang tidak sibuk, berangkatlah ia besok pagi.

Ok guys! To be continued

Jakarta, 31 Desember 2019
Pagi hari udah tektokan sama tante dan om dikampung, minta tolong mengaktifkan lagi data ke Dukcapil, atau kelurahan di Indramayu.
Kabarnya sih sudah, berarti tinggal saya yang harus bergegas ke kantor BPJS.

Lagi-lagi pendaftaran belum bisa dilanjutkan, ternyata saya harus kembali lagi ke DUKCAPIL Jakarta Selatan untuk konfirmasi pengaktifan kembali, tidak bisa by phone tapi harus datang langsung.

Sesampainya di DUKCAPIL langsung saya bilang tujuan saya pengaktifan kembali kartu keluarga yang terhapus, gak sampai 15menit sudah selesai datanya sudah ada dan sudah bisa melanjutkan pendaftaran ke BPJS
Balik lagi ke kantor BPJS, ambil nomor antrian.
Loh kok balik lagi mbak, saya kira sudah selesai, sapa satpam kantor BPJS ke saya, sambil senyum saya bilang, biasaaa pak belom afdol ngurus BPJS kalo gak pake bolak balik, hehe senyum ramah balas si bapak.
Kali ini suasana agak sepi dibanding kemarin, tak sampai 20menit nomor antrian saya dipanggil, alhamdulillah semua berkas untuk daftar lancar dan aman. Sudah mendapatkan nomor tagihan BPJS untuk dibayar nanti tanggal 14 January 2020, setelah itu ambil kartu dan kartu sudah bisa digunakan.
Yukkk yang belum punya BPJS mari mendaftar, nikmati manfaatnya 😌

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Partner In Crime

3G ( Gold, Glory, Gospel )

Trip Asyik Jelajah Kota Tua