Plus Minus Trend Musik KPop dan Drama Korea

Saranghaeyooooo!!! *sambil nunjukin jempol dan telunjuk bericon LOVE, hehe
Jaman sekarang penggemar KPop atau Drama Korea (Drakor) di Indonesia, bukan lagi dimulai dari batas umur anak remaja, tapi anak-anak yang tergolong dibawah umurpun menyukainya.
WOW! INDONESIA lagi demam KOREA nih, gak cuma drakor dan kpop nya sih, kalau yang saya rasa sejauh ini demam Korea merambah ke makanan, kosmetik, fashion, Korea seakan menjadi trendsetter yang patut ditiru.

Kalau saya pribadi ditanya ngefans apa enggak sama KPop atau Drakor, saya sih biasa aja, bukan penggemar berat Korea, hehe
Terkadang kesel juga sih kalau teman-teman lagi ngebahas KPop maupun Drakor, saya suka gagal roaming gitu banyak istilahnya, pengen nimbrung tapi gak banyak tau, jadi so stay cool ajalah haha *Syedih

Eitss,, Meski begitu bukan berarti saya gak pernah nonton Drakor loh, dulu pernah nonton film FULL HOUSE, gak asing lah yah sama judul drakor yang booming banget beberapa tahun lalu ini.
Saat itu emang baru banget di tayangin di salah satu stasiun TV, ceritanya bagus  romantic drama banget, pemainya juga tampan dan cantik, soundtrack filmnya mendayu, wajar aja banyak yang suka, saya pun gemes pas nonton, kenapa sih si A gak jadian aja sama si C, Nah si B cocoknya sama di D ( Maaf lupa nama pemainya).haha dan kalau tak salah film ini pernah ada versi sinetron Indonesianya.

Setelah film FULL HOUSE ada 1 lagi Drakor yang saya pernah nonton kalau gak salah judulnya JEWEL IN THE PALACE, nah kalian pernah nonton juga gak?
Dari drakor ini menceritakan kisah nyata tentang tabib perempuan pertama kerajaan dari Dinasti Joseon, alur ceritanya juga bagus kalau yang baperan tentu akan berderai airmatanya, ehehe


Nah kalau soal KPop tentu sayapun pernah menikmati musik dan lagunya walau hanya sekedar aja sih, itupun karna berseliweran di timeline sosmed postingan teman para K Lovers.hehe


Inilah Plus Minus Trend KPop atau DraKor Menurut Opini saya:

Produksi dalam negri kurang diminati
Secara gak sadar kita terbius oleh demam Korea, seakan selalu menjadikan Korea sebagai tolak ukur kekinian yang wajib ditiru, alhasil menjamurlah barang-barang Impor Korea mulai dari makanan kemasan, aneka kosmetik, fashion, oplas muka biar cakep, dll, pokoknya segala sesuatu yang berbau Korea pasti dianggap keren.
Kalau begini ceritanya produksi dalam negri pasti sepi peminat, tapi ambil saja sisi positifnya bahwa inilah suatu tantangan bagi produk lokal untuk mampu bersaing.

Mempelajari sesuatu yang baru

Bertambahnya minat anak jaman now yang belajar bahasa dan kebudayaan Korea, yuhuyyy lumayanlah yah intinya kan belajar

Softselling Negri Sendiri
Dalam Drakor seringkali menggunakan tempat wisatanya yang terkenal sebagai lokasi shooting, kental dengan kebudayaan, menampilkan visual yang indah, moment romantis, seolah jadi daya tarik penggemar Drakor untuk segera berkunjung kesana, dengan begitu wisata asing pasti bertambah. Menurut saya inilah cara softselling Korea dalam berpromosi tempat wisata dan budayanya melalui film, dari sini kita bisa belajar evaluasi produksi film lokal.

Kalau kalian suka film yang genrenya romantis, sebenernya banyak loh film lokal yang gak kalah ROMANTISnya sama drakor, malah lebih puitis, bikin hati deg-degan juga kok, hanya saja shootingnya kebanyakan di luar negri.
Semoga kedepanya banyak film Indonesia yang tak kalah menarik dari film luar, lebih banyak lagi menampilkan tempat wisata terkenal lokal, dan mengangkat kebudayaan Indonesia yang beragam, so jangan mau kalah dengan Korea, sebab kita punya ciri khas sendiri, jadilah trendsetter.

Plagiat
Karna drakor lagi ngehits, kita malah asik menduplikasinya dalam versi sinetron, dengan adegan, momen  dan tokoh yang dibuat hampir sama, untuk bisa bersaing ada baiknya berinovasilah.

Mudah Baper
Sedikit-dikit suka tersinggung, moodnya mudah berubah

Terobsesi
Tergiur kesempurnaan paras tampan dan cantik ala artis korea, timbul rasa ingin oplas sana sini demi menutupi kekurangan fisik, apesnya kalau hasil operasi gak sesuai ekspektasi. omaygat.

Bikin Malas
Kalau udah setel drakor, pasti kebanyakan leyeh-leyehnya, lupa waktu, dan asyik nonton habiskan waktu di kamar, ya kan?? hehe



Ini menurut saya ya, mungkin bisa saja berbeda dengan opini kalian, gak apa-apa dong :)
Nah kalau yang kalian rasakan plus minusnya apa? sharring dong :D
Plus Minus Trend Musik KPop dan Drama Korea Plus Minus Trend Musik KPop dan Drama Korea Reviewed by Riri Restiani on 12.03 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.