Tiket Kereta Api naik

Tiket kereta api jurusan Jabotabek akan dinaikan pemerintah, dimulai pada 1 Oktober 2010. Alasan utama yang menyebabkan pemerintah mengambil keputusan menaikan tiket ialah, harga tiket KRL sekarang tidak sebanding dengan jarak tempuh kereta. Namun begitu, pemerintah berjanji akan meningkatkan perbaikan layanan dengan tarif lebih mahal ini

Tarif Kereta Api

“Harganya sudah tidak realistis lagi, tidak bisa menutup operasional cost yang ada,” kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan KA Kementerian Perhubungan, Asril Syafei, saat dihubungi detikcom, Jumat (17/8/2010).

Sebenarnya, rencana ini awalnya akan diberlakukan sebelum lebaran, namun masyarakat menolaknya. Lalu kenapa tidak diberi kenaikan subsidi saja, kenapa harus lagi-lagi rakyat yang dibebankan? Asril menjawab, bahwa pihaknya sudah meminta subsidi dinaikan namun pemerintah tidak menanggapi. Yah rakyat lagi yang susah.

Dan sebagai bukti pemerintah ingin meningkatkan layanan kereta Api, telah ditambahkan 180 unit armada kereta bekas Jepang. Tujuannya agar tidak ada lagi penumpang yang nangkring di atap kereta.

“Supaya tidak ada lagi penumpang yang naik ke atap kereta,” tegasnya.

Dari berbagai informasi yang dikumpulkan, kenaikan tarif KRL bervariasi, mulai dari Rp 500-1.500. Untuk Bogor-Depok akan dikenakan biaya Rp 2.500. Jarak Bogor-Manggarai sebesar Rp 3.000. Sedangkan Bogor-Jakarta menjadi Rp 3.500.

Sedangkan untuk Ekonomi AC, jarak Bogor-Jakarta Kota/Tanah Abang, menjadi Rp
7.000 dari Rp 5.500. Jarak Bekasi/Serpong menjadi Rp 6.000 dari Rp 4.500.

Sumber DetikNews http://www.detiknews.com/read/2010/09/17/084116/1442144/10/tiket-krl-naik-pemerintah-janji-perbaiki-layanan?991102605
Tiket Kereta Api naik Tiket Kereta Api naik Reviewed by Riri Restiani on 01.07 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.